Dua Penambang Tradisional Tewas Tertimbun Longsor di Sijunjung, Polisi Lakukan Penyelidikan

FAKTAHUKUM86.COM|SIJUNJUNG — Musibah longsor terjadi di area tambang emas tradisional yang berlokasi di Galoro, Jorong Lintas Harapan, Nagari Palangki, Kecamatan IV Nagari, Kabupaten Sijunjung, pada Kamis (9/4/2026) sekitar pukul 16.15 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua pria dewasa meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim AKP Hendra Yose, S.H., M.H., membenarkan insiden tersebut setelah pihaknya melakukan klarifikasi terhadap tujuh orang saksi di lapangan. Kedua korban diketahui berinisial DK dan RF, yang saat itu tengah melakukan aktivitas penambangan emas secara tradisional.

Kapolres menjelaskan, pada saat kejadian para korban bersama sejumlah warga lain yang masih memiliki hubungan keluarga sedang melakukan penambangan menggunakan peralatan sederhana, seperti mesin pompa air (robin), selang, serta alat dulang. Kondisi tanah yang labil akibat tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir diduga menjadi pemicu terjadinya longsor yang menimbun korban.

“Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya melakukan evakuasi secara manual dengan peralatan seadanya,” ujar Kapolres.

Proses evakuasi kemudian diperkuat dengan mendatangkan dua unit alat berat jenis excavator ke lokasi kejadian. Setelah beberapa waktu, kedua korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa dan langsung dievakuasi dari timbunan material longsor.

Dari hasil informasi yang dihimpun, lokasi kejadian diketahui merupakan bekas area tambang lama yang sebelumnya sudah tidak aktif. Namun, korban bersama warga lainnya kembali melakukan aktivitas penambangan secara mandiri untuk memenuhi kebutuhan ekonomi sehari-hari.
Hingga saat ini, Polres Sijunjung masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap secara pasti penyebab dan aspek lain dari peristiwa tersebut.

Selain itu, sejumlah peralatan yang digunakan dalam aktivitas penambangan juga telah diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Lingga. ( Pendim 0307/TD )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *