Cabdin Wilayah IV Kembali Salurkan Bantuan Pengusaha Asal Bali untuk Korban Longsor dan Banjir di Palembayan

FAKTAHUKUM86.COM|AGAM — Kepala Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat kembali menyalurkan bantuan bagi korban bencana longsor dan banjir. Bantuan tersebut berasal dari pengusaha asal Bali, I Ketut Sukerta, dan diserahkan langsung di Koto Alam Salareh Aie, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sabtu (13 Desember 2025).

Kepala Cabdin Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Syafruddin, S.Pd., M.M., secara langsung menyerahkan bantuan kepada para penerima yang terdiri dari siswa SMA, SMK, MA terdampak bencana serta masyarakat umum di wilayah tersebut.

Syafruddin menjelaskan bahwa pada penyaluran kali ini, bantuan yang diberikan berupa 11 paket uang tunai masing-masing sebesar Rp100.000 serta 3 unit tangki air. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 11 orang siswa jenjang SMA/SMK/MA yang terdampak, serta warga masyarakat yang mengalami kesulitan akibat bencana longsor dan banjir.

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas dari saudara kita yang berada di Bali, Bapak I Ketut Sukerta, kepada masyarakat dan peserta didik kita yang tertimpa musibah. Semoga dapat meringankan beban dan memberi manfaat bagi penerima,” ujar Syafruddin.

Sementara itu, I Ketut Sukerta, selaku Owner Wulan Busana dan Owner Goddes Bakery, melalui pesannya menyampaikan rasa empati dan kepedulian kepada para korban bencana.

Saya berharap bantuan yang diberikan ini dapat sedikit membantu saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Semoga diberi kekuatan, kesehatan, dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ungkap I Ketut Sukerta.

Ia juga berharap agar para siswa yang terdampak tetap semangat dalam menempuh pendidikan meskipun sedang menghadapi kondisi yang sulit akibat bencana alam.

Salah seorang perwakilan masyarakat penerima bantuan menyampaikan ucapan terima kasih kepada I Ketut Sukerta atas perhatian dan kepedulian yang diberikan.

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak I Ketut Sukerta atas bantuan dan kepeduliannya kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang mengalami kesulitan akibat bencana,” tuturnya.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu pemulihan kondisi masyarakat dan peserta didik terdampak bencana, serta menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam membantu sesama. ( MHJ/RF )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *