Kepala Cabdin Wilayah IV Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Putra Kepala SMKN 1 Guguak Akibat Longsor Di Padang Panjang

FAKTAHUKUM86.COM|PAYAKUMBUH— Musibah longsor yang terjadi di wilayah Padang Panjang kembali menelan korban jiwa. Salah satu korban adalah Angger Raja Prakarsa (25), putra dari Bapak Antoni, S.Pd., M.Pd.T, Kepala SMKN 1 Kecamatan Guguak. Kabar duka ini mengguncang keluarga besar dunia pendidikan di Sumatera Barat.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IV Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Syafruddin, S.Pd., M.M, menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam. Dalam pernyataannya, ia mengatakan bahwa seluruh jajaran Cabdin Wilayah IV merasa sangat kehilangan atas kepergian salah satu putra terbaik keluarga besar pendidikan.

“Atas nama pribadi dan seluruh jajaran Cabdin Wilayah IV, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ananda Angger Raja Prakarsa. Semoga almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan serta kekuatan,” ujar Syafruddin.

Beliau juga menegaskan bahwa musibah ini menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di wilayah rawan seperti Padang Panjang dan sekitarnya.

Almarhum Angger Raja Prakarsa diketahui menjadi korban longsor yang terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Proses evakuasi dilakukan oleh tim gabungan, dan korban kemudian berhasil ditemukan meskipun dalam kondisi tidak bernyawa.

Syafruddin menyampaikan doa khusus bagi keluarga Antoni yang tengah berduka atas kehilangan putra tercinta.

 “Kami berharap keluarga diberikan kekuatan. Kehilangan seorang anak adalah duka yang sangat berat, namun semoga Allah SWT melapangkan hati keluarga dan memberikan pahala atas kesabaran yang dijalani,” tambahnya.

Dengan adanya musibah ini, Cabdin Wilayah IV juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama pada musim hujan yang berpotensi menimbulkan bencana seperti longsor, banjir, dan galodo.

Penutup Selain ucapan duka, Syafruddin juga mengeluarkan imbauan penting kepada seluruh kepala sekolah di wilayah Cabdin Wilayah IV. Ia meminta agar sekolah segera melakukan pendataan terhadap siswa yang terdampak bencana, baik langsung maupun tidak langsung, serta menggalang bantuan untuk meringankan beban mereka.

“Kami meminta kepada seluruh kepala sekolah agar segera mendata siswa yang terdampak bencana. Sekolah juga diimbau untuk menggalang bantuan dan menyalurkannya kepada peserta didik yang membutuhkan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, ia juga menginstruksikan agar seluruh SMA/SMK di bawah Cabdin Wilayah IV bersama-sama mengumpulkan donasi untuk membantu masyarakat yang tertimpa musibah, baik di Padang Panjang maupun daerah lain yang terdampak.

“Kami mengajak seluruh sekolah untuk mengumpulkan donasi sebagai bentuk kepedulian kita. Kebersamaan dan solidaritas ini sangat dibutuhkan oleh saudara-saudara kita yang tengah mengalami kesulitan,” tambah Syafruddin.

Musibah longsor yang terjadi pada saat hujan deras tersebut menunjukkan kembali kerentanan wilayah Sumatera Barat terhadap bencana alam. Dengan demikian, Syafruddin juga mengingatkan agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan longsor, banjir, dan galodo.

Dengan gerakan solidaritas dari sekolah-sekolah dan masyarakat, diharapkan bantuan yang terkumpul dapat membantu meringankan beban keluarga korban serta warga terdampak lainnya. ( MHJ/RF )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *