Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Buka Kegiatan Lokakarya SMAN 2 Lintau Buo Tahun 2025

module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 75.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

FAKTAHUKUM86.COM|TANAH DATAR– Kegiatan Lokakarya adalah untuk Evaluasi Pelaksanaan Program, merumuskan masalah dan pemecahan masalah dan menyusun Program tahun pelajaran yang akan dilaksanakan di satuan pendidikan. Kali ini SMAN 2 Lintau Buo mengadakan kegiatan Lokakarya guna mengidentifikasi permasalahan, mencari solusi dan praktik terbaik untuk meningkatkan pembelajaran di sekolah . Kegiatan Lokakarya SMAN 2 Lintau Buo Tahun Pelajaran 2025/2026 dibuka langsung secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat Drs. Barlius,MM bertempat di ruang pertemuan lantai tiga SMAN 2 Lintau Buo. Rabu ( 14/05/2025 )

Dalam sambutan pembukaannya Barlius memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah dan Stakeholder SMAN 2 Lintau Buo atas sambutan dan kekompakannya dalam melaksanakan kegiatan Lokakarya ini . SMAN 2 Lintau Buo memiliki potensi geografis yang sangat alami memiliki lapangan dan lintasan di pekarangan sekolah . Ini adalah salah satu Ikon untuk menarik peserta didik baru . Hanya beberapa sekolah yang ada di Sumatera Barat ini memiliki lapangan sendiri khususnya SMAN 2 Lintau Buo. Sampainya.

Lanjut Barlius memberikan tentang upaya Pemerintah untuk menciptakan generasi Indonesia emas tahun 2045 dengan menginisiasi sebuah program yang dijuluki sebagai gerakan ‘7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’.Melalui gerakan ini, pemerintah berupaya untuk mewujudkan generasi emas Indonesia di tahun 2045. Inilah yang membuat 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat perlu untuk dipahami oleh masyarakat secara umum.

Dengan menanamkan tujuh kebiasaan ini, kami berharap dapat membentuk anak-anak Indonesia menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, sosial, dan spiritual,” Lanjut Barlius

Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat meliputi :

1. Bangun Pagi
Dengan menerapkan kebiasaan bangun di pagi hari, anak-anak dapat meningkatkan kedisiplinan.Meningkatkan kemampuan mengelola waktu.Meningkatkan kemampuan mengendalikan diri.Meningkatkan keseimbangan jiwa dan raga.Mendukung kesuksesan.

2. Beribadah
Selanjutnya ada beribadah. Sebagaimana diketahui, ibadah merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap pemeluk agama. Bahkan beribadah juga menjadi fondasi yang sangat penting dalam membentuk karakter positif masing-masing anak.Meningkatkan nilai-nilai etika, moral, spiritual, dan sosial.Meningkatkan pemahaman tujuan hidup dan arah yang bermakna.Meningkatkan kebersamaan dan solidaritas.Peningkatan diri secara berkelanjutan.

3. Berolahraga
Serupa dengan bangun pagi, berolahraga juga menjadi kebiasaan penting yang mampu meningkatkan kesehatan anak-anak. Dengan berolahraga mereka bisa menciptakan gaya hidup yang lebih sehat dan bermanfaat. Menjaga kesehatan fisik dan mendukung kesehatan mental.Menjaga kebugaran tubuh.
Meningkatkan potensi diri.Meningkatkan nilai sportivitas.

4. Makan Sehat dan Bergizi
Kebiasaan penting lainnya yang termasuk dalam gerakan ini adalah makanan sehat dan bergizi. Hal ini berkaitan erat dengan prinsip mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi seimbang bagi tubuh masing-masing anak.

Menjaga kesehatan fisik sebagai investasi jangka panjang.Memaksimalkan potensi tubuh dan pikiran.Menjaga tubuh tetap sehat sebagai tanggung jawab individu. Meningkatkan kemandirian.

5. Gemar Belajar
Belajar menjadi sebuah kebiasaan baik yang perlu diperkenalkan kepada anak-anak sejak usia dini. Hal inilah yang membuat gemar belajar termasuk dalam gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.Pengembangan diri.
Menumbuhkan kreativitas dan imajinasi.
Menemukan kebenaran dan pengetahuan.
Membentuk kerendahan hati dan empati.

6. Bermasyarakat
Tak hanya berkaitan dengan kebiasaan dengan dirinya, anak-anak juga perlu dilatih untuk lebih berbaur dengan masyarakat. Inilah yang membuat kebiasaan bermasyarakat masuk dalam gerakan ini. Menumbuhkembangkan nilai gotong royong dan kerja sama.Menumbuhkembangkan nilai saling menghormati dan toleransi.
Menumbuhkembangkan nilai keadilan dan kesetaraan.Meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.

7. Tidur Cepat
Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat diakhiri dengan tidur cepat. Seperti namanya, kebiasaan ini dapat dimulai dengan mengajarkan anak-anak agar tidur tepat pada waktunya di malam hari. Hal tersebut diharapkan agar mereka bisa bangun di pagi hari sekaligus memenuhi waktu ideal yang dibutuhkan anak untuk beristirahat.

Menjaga organ tubuh pulih dan berfungsi optimal.Memulihkan mental dan emosional
Menjaga keseimbangan antara aktivitas dan ketenangan.Meningkatkan produktivitas. Tambah Barlius .

Penutup Barlius berharap dengan adanya Kebiasaan-kebiasaan ini saling berkaitan dan saling mendukung satu sama lain dalam membentuk anak-anak Indonesia menjadi pribadi yang sehat, cerdas, disiplin, dan peduli terhadap sesama. Dengan menerapkan kebiasaan seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat, anak-anak tidak hanya tumbuh secara fisik tetapi juga secara mental dan emosional. Semua kebiasaan ini menjadi dasar yang kuat bagi anak-anak untuk menjadi generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi.

Dengan membimbing anak-anak untuk menerapkan kebiasaan-kebiasaan positif ini, kita turut serta menciptakan Anak Indonesia Hebat yang siap menghadapi tantangan global di masa depan . Tutup Barlius

Di kesempatan yang sama Kepala SMAN 2 Lintau Buo Muh.Hijaz,S.Pd,.M.M.Pd mengucapkan selamat datang dan berterimakasih kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Drs.Barlius,MM yang telah memenuhi undangan kami untuk membuka secara resmi kegiatan Lokakarya ini. Semoga dengan kehadiran Bapak dapat memberikan motivasi dan membawa perubahan untuk SMAN 2 Lintau Buo kedepannya. Ucap Muh.Hijaz

Lanjut Muh .Hijaz melaporkan kegiatan Lokakarya ini diikuti oleh sebanyak 48 orang yang terdiri dari 37 orang dari tenaga pendidik dan 11 orang dari tenaga kependidikan. Lokakarya diadakan selama tiga hari dimulai dengan pembukaan hari ini , lokakarya dilaksanakan bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program, merumuskan masalah dan pemecahan masalah dan menyusun Program tahun pelajaran yang akan dilaksanakan di satuan pendidikan khususnya di SMAN 2 Lintau Buo.

Kali ini SMAN 2 Lintau Buo mengadakan Lokakarya TP. 2025/2026 mengambil tema
* Tenaga Pendidik dan Kependidikan Yang Adaptif Dan Inovatif Di Tengah Dinamika Kurikulum ”. Lapor Muh.Hijaz

Penutup Muh.Hijaz berharap nantinya Lokakarya ini menjadi momentum penting untuk menyatukan visi dan misi seluruh elemen sekolah dalam upaya membentuk lulusan SMAN 2 Lintau Buo yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dan hasil dari lokakarya ini bukan hanya sekadar rencana di atas kertas, tetapi betul-betul menjadi acuan kerja dan budaya kerja kita sepanjang tahun ajaran mendatang,” .Tutup Muh.Hijaz ( MHJ/RF )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *