BERITA  

BPS PUSAT DATANG KE SOLOK, PEMETAAN DAMPAK BENCANA JADI PERHATIAN DALAM PEMULIHAN DAERAH

FH 86 | KABUPATEN SOLOK – Ketersediaan data yang akurat menjadi salah satu unsur penting dalam menentukan arah kebijakan pemulihan pascabencana. Hal tersebut menjadi konteks kunjungan Badan Pusat Statistik (BPS) Pusat Republik Indonesia beserta jajaran ke Kantor Wakil Bupati Solok, Rabu (4/11/2026).

Kunjungan tersebut diterima Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Rudy Repenaldi Rilis, bersama jajaran pemerintah daerah.

Pertemuan ini berkaitan dengan upaya memperoleh gambaran perkembangan penanganan pascabencana, termasuk dampak yang ditimbulkan terhadap kondisi daerah dan kehidupan masyarakat.

Bagi Kabupaten Solok, proses pemulihan setelah bencana membutuhkan dukungan informasi yang komprehensif. Pemetaan kondisi infrastruktur, aktivitas ekonomi, kondisi sosial masyarakat, hingga kebutuhan pemulihan merupakan bagian penting dalam penyusunan kebijakan lanjutan.

Kehadiran BPS Pusat menjadi momentum koordinasi mengenai kondisi terkini daerah pascabencana. Data statistik diharapkan dapat membantu memberikan gambaran objektif mengenai perubahan kondisi masyarakat dan perkembangan wilayah terdampak.

Sementara itu, Pemkab Solok terus melakukan berbagai langkah pemulihan, mulai dari pembenahan infrastruktur, normalisasi sungai, hingga mendorong kembali aktivitas masyarakat.

Wakil Bupati H. Candra menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus berupaya mempercepat pemulihan dengan melibatkan berbagai pihak.

Dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi, kesesuaian antara data kebutuhan, kondisi faktual di lapangan, dan program penanganan menjadi aspek yang perlu mendapat perhatian.

Dengan dukungan koordinasi bersama BPS Pusat, pemerintah daerah diharapkan memiliki gambaran yang semakin komprehensif dalam menentukan prioritas pemulihan.

Akurasi data menjadi fondasi penting agar kebijakan pascabencana tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjawab kebutuhan masyarakat yang terdampak. FH86

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *