KODIM 0310/SSD | Pengabdian TNI kepada rakyat kembali diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 yang dipimpin Brigjen TNI Hendri Wijaya, S.E., turun langsung meninjau sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di wilayah Kodim 0310/SS, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, Rabu, 28 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda peninjauan, melainkan bagian dari upaya memastikan bahwa pembangunan yang dikerjakan melalui program TMMD benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Di balik jalan yang dibuka, plat deker yang dibangun, dan gorong-gorong yang dikerjakan, terdapat harapan warga akan akses yang lebih mudah, aktivitas ekonomi yang semakin lancar, serta kehidupan sehari-hari yang lebih baik.
Bersama rombongan, Brigjen TNI Hendri Wijaya meninjau langsung sejumlah sasaran fisik di lapangan. Dengan menggunakan sepeda motor trail, Tim Wasev menyusuri medan menuju lokasi pekerjaan untuk melihat kondisi nyata pembangunan. Peninjauan secara langsung ini menjadi bagian penting dalam mengevaluasi perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan setiap sasaran mendapat perhatian sesuai kebutuhan dan perencanaannya.
Salah satu titik yang ditinjau berada di Desa Batu Tanjung, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto. Di lokasi ini, Tim Wasev memeriksa pembangunan jalan baru, plat deker, dan gorong-gorong. Ketiga sasaran tersebut memiliki peran penting dalam mendukung konektivitas wilayah, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses memadai untuk bekerja, mengangkut hasil pertanian, membawa kebutuhan sehari-hari, serta menjangkau berbagai fasilitas pelayanan.
Bagi masyarakat di wilayah yang akses jalannya masih terbatas, pembangunan jalan bukan hanya persoalan infrastruktur. Jalan yang layak dapat membuka peluang ekonomi, memangkas kesulitan perjalanan, dan mempermudah hubungan antarkawasan. Ketika akses semakin baik, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha, memasarkan hasil produksi, dan menjalankan aktivitas tanpa terkendala kondisi jalan yang sulit dilalui.
Pembangunan plat deker dan gorong-gorong juga tidak kalah penting. Infrastruktur pendukung tersebut membantu menjaga kelancaran aliran air dan melindungi badan jalan dari potensi kerusakan akibat genangan maupun aliran air yang tidak tertangani dengan baik. Dengan perencanaan dan pengerjaan yang tepat, infrastruktur ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan jalan sehingga manfaatnya bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Melalui pengawasan dan evaluasi langsung, Tim Wasev Mabesad melihat pelaksanaan sasaran fisik TMMD dari dekat. Evaluasi lapangan menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pembangunan, kesesuaian pekerjaan dengan rencana, serta kebermanfaatan hasilnya bagi warga. Sebab, keberhasilan TMMD tidak semata-mata diukur dari selesainya pekerjaan, tetapi juga dari seberapa besar infrastruktur tersebut membantu kehidupan masyarakat setelah program berakhir.
TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui program ini, prajurit hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan negara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang ikut bekerja, bergotong royong, dan mendukung pembangunan di daerah. Kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan warga menjadi kekuatan penting untuk mengatasi keterbatasan akses serta mendorong kemajuan wilayah.
Peninjauan yang dipimpin Brigjen TNI Hendri Wijaya di wilayah Kodim 0310/SS menegaskan pentingnya memastikan setiap pembangunan memberikan manfaat nyata. Harapannya, jalan baru, plat deker, dan gorong-gorong di Desa Batu Tanjung dapat mendukung kelancaran aktivitas warga, memperkuat perekonomian lokal, dan menjadi warisan pembangunan yang dipelihara bersama. Inilah semangat TMMD: TNI HADIR UNTUK RAKYAT, MENGABDI UNTUK NEGERI.
Wyndoee












