FAKTAHUKUM86.COM|TANAH DATAR–Komandan Kodim 0307/Tanah Datar, Letkol Arm. Hendriyana, S.Sos., M.M., berhalangan hadir dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Kabupaten Tanah Datar. Sebagai gantinya, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0307/TD, Mayor Infanteri Alshefrizal, bertindak mewakili Dandim untuk menghadiri upacara bendera yang berlangsung khidmat di Lapangan Cindua Mato, Batusangkar, pada Rabu (28/10/2026).
Upacara yang mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati Pemuda untuk Indonesia” ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, perwakilan organisasi kepemudaan, pelajar, mahasiswa, serta elemen masyarakat lainnya di wilayah Tanah Datar.
Dalam kesempatan itu Dandim berpesan yang disampaikan oleh Kasdim, pesan Dandim 0307/TD menekankan pentingnya pemuda menjaga semangat persatuan di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks.
“Meskipun Dandim berhalangan hadir, semangat Sumpah Pemuda tetap harus kita kobarkan. Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Tanpa pemuda yang patriotik, gigih, dan berempati, cita-cita Indonesia Emas sulit terwujud,” demikian pesan Dandim tersebut.
Mayor Inf Alshefrizal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta upacara atas antusiasme dan kedisiplinan yang ditunjukkan selama rangkaian acara berlangsung. Ia mengajak seluruh pemuda di Tanah Datar untuk tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi menjadi aktor utama dalam pembangunan daerah dan nasional.
“Jadilah pemuda yang tidak mudah menyerah. Tunjukkan empati terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan. Dengan begitu, kita wujudkan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera,” ujar Kasdim dalam sambutannya.
Sementara itu, bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Tanah Datar Eka Putra, S.E., M.M, sedangkan Komandan Upacara dipercayakan kepada perwakilan dari elemen pemuda KNPI Tanah Datar.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Batusangkar ini diharapkan dapat menjadi momentum refleksi bagi generasi muda untuk terus memperkuat identitas kebangsaan dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Tanah Datar khususnya, dan Indonesia umumnya.
Usai upacara, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif antara tokoh pemuda dan pemerintah daerah untuk membahas berbagai isu strategis terkait pemberdayaan pemuda di era digital. (Pendim 0307)












