Lampung Barat, 23 Januari 2026 | Di tengah aktivitas Kota Liwa yang terus bergerak, Taman Hamtebiu hadir sebagai ruang jeda yang menenangkan. Terletak di Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, tepat di sisi kiri Jalan Lintas Utama Liwa–Ranau, taman ini menjadi oase hijau yang mudah dijangkau oleh siapa saja yang membutuhkan suasana santai.
Sejak pandangan pertama, hamparan pepohonan rindang langsung menyambut pengunjung. Suasana alami yang tercipta seolah mengajak siapa pun untuk melambatkan langkah, duduk sejenak, dan menghirup udara segar khas pegunungan Bukit Barisan yang menyelimuti kawasan ini.
Pepohonan besar yang tumbuh di area taman memberikan keteduhan alami. Daunnya yang rimbun bukan hanya menjadi pelindung dari terik matahari, tetapi juga menghadirkan kesejukan yang membuat pengunjung betah berlama-lama, baik pada pagi hari maupun menjelang sore.
Di sekeliling taman, deretan warung kecil dengan payung-payung warna-warni menambah nuansa hidup. Warung ini menyediakan aneka camilan dan minuman segar, menjadikan Taman Hamtebiu tidak sekadar tempat duduk santai, tetapi juga ruang berkumpul yang ramah bagi keluarga dan komunitas.
Dari sisi fasilitas, Taman Hamtebiu cukup mendukung kenyamanan pengunjung. Area parkir yang luas tersedia bagi kendaraan roda dua dan roda empat, sementara bangku-bangku taman disebar di beberapa titik untuk pengunjung yang ingin beristirahat sambil menikmati suasana.
Akses menuju taman ini pun terbilang sangat mudah. Berada tepat di jalur lintas utama Liwa–Ranau, Taman Hamtebiu kerap menjadi titik singgah bagi para pelintas yang ingin melepas lelah sebelum kembali melanjutkan perjalanan.
Beragam aktivitas ringan dapat dilakukan di taman ini. Mulai dari berjalan santai, berfoto dengan latar pepohonan hijau, hingga sekadar duduk berbincang bersama teman dan keluarga, semua terasa menyenangkan dalam balutan suasana tenang.
Tak jarang pula taman ini menjadi tempat bermain anak-anak dan ruang interaksi warga sekitar. Keberadaannya memberi warna tersendiri bagi kehidupan sosial masyarakat Kota Liwa, sebagai ruang terbuka yang menyatukan berbagai kalangan.
Salah seorang pengunjung, Riyan, mengaku kerap datang ke Taman Hamtebiu untuk mencari ketenangan. Menurutnya, suasana sejuk dan lokasi yang strategis membuat taman ini memiliki potensi besar sebagai ruang publik andalan kota.
Namun demikian, Riyan berharap perhatian terhadap kebersihan dan perawatan fasilitas taman dapat terus ditingkatkan. Ia menilai perawatan rutin pada area hijau, bangku taman, serta jalur pejalan kaki sangat penting demi menjaga kenyamanan pengunjung.
Ia juga menekankan bahwa menjaga keindahan taman bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga pengunjung. Kesadaran untuk tidak membuang sampah sembarangan menjadi kunci agar Taman Hamtebiu tetap terawat dan lestari.
Dengan suasana asri, fasilitas yang memadai, serta lokasi yang strategis, Taman Hamtebiu layak disebut sebagai permata hijau di tengah Kota Liwa. Sebuah ruang sederhana namun bermakna, yang menawarkan ketenangan dan kebersamaan di tengah hiruk pikuk kehidupan sehari-hari.
DF












