FAKTAHUKUM86.COM|BATANG ANAI – Momentum percepatan pemulihan wilayah pasca bencana di Sumatera Barat mendapat dukungan tenaga ahli statistik. Pada Rabu (14/01/2026), sebanyak 10 mahasiswa Politeknik Statistika STIS didampingi 2 dosen pembimbing tiba untuk memulai misi pendataan dalam rangkaian Pendataan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana dalam rangka Praktek Kerja Lapangan (PKL) Politeknik Statistika STIS di Kabupaten Tanah Datar.
Kegiatan ini merupakan langkah konkret implementasi Keppres Nomor 1 Tahun 2026, yang menetapkan Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai koordinator pengelolaan data di wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam pelaksanaan tugas besar ini, terdapat tiga tim yang dikerahkan untuk melakukan pendataan di wilayah Provinsi Sumatera Barat, yakni di Kabupaten Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam. Tim khusus Kabupaten Tanah Datar terdiri dari 10 anggota mahasiswa pilihan yang akan fokus pada validasi dan akurasi data wilayah terdampak bencana.
Kedatangan rombongan di Bandara Internasional Minangkabau disambut langsung oleh Kepala BPS Provinsi Sumatera Barat, Sugeng Arianto. Beliau menekankan bahwa “Ketersediaan data yang andal dan mutakhir menjadi fondasi perumusan kebijakan pemulihan oleh pemerintah pusat dan daerah. Keterlibatan mahasiswa PKL ini kami harapkan dapat memperkuat kapasitas lapangan BPS dalam pemutakhiran data, sejalan dengan prinsip profesionalisme, integritas statistik, dan koordinasi lintas instansi”. Dona Dewi Putri selaku Koordinator Wilayah Kabupaten Tanah Datar, turut memberikan pengarahan teknis bagi para mahasiswa dan dosen pembimbing sebelum mereka terjun langsung ke nagari-nagari yang terdampak.
Dua dosen pembimbing yang mendampingi tim akan memastikan metodologi statistik yang digunakan tetap terjaga kualitasnya. Bagi para mahasiswa, PKL ini bukan sekadar tugas kampus, melainkan pengabdian nyata. Mereka akan mendapatkan pengalaman praktis dalam menangani data di kondisi darurat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dalam mempercepat pemulihan sosial dan infrastruktur pasca bencana.
“Sinergi Data, Tumbuhkan Harapan, Pulihkan Sumatera” menjadi semangat yang dibawa tim ini guna memastikan tidak ada satu pun warga terdampak yang terlewat dalam pendataan. ( Tim )












