Dosen Dan Mahasiswa PNP Sosialisasikan Aplikasi Sistem Informasi Geografis Daerah Bencana Tanah Datar

FAKTAHUKUM86.COM|PADANG -Dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Padang mengadakan kegiatan Sosialiasi Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Geografis Daerah Bencana Tanah Datar, Sosialisasi Penggunaan Aplikasi Daerah Bencana berbasis Web di Badan Nasional Penanggulangan Bencana Tanah Datar, (BPBD) di Kantor BPBD, Kabupaten Tanah Datar, Senin ( 28/10/2024 ).

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui daerah Bencana di Tanah Datar, kegiatan ini dihadiri sebanyak 15 orang yang terdiri dari Kalaksa dan Kabid serta staf BPBD Tanah Datar.

dr,Ermon Reflin,MPH sebagai Ketua Kalaksa(BPBD) menyambut niat baik dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Padang.“Kami sangat bahagia dengan kedatangan bapak ibu serta adik-adik mahasiswa Politeknik Negeri Padang, adanya  system informasi daerah rawan Bencana,” kata dr,Ermon Reflin,MPH.

Pengabdian Penerapan IPTEK Pengembangan (PIP) yang diketuai Novi Efendi, S.Pd, M.kom, dengan tim Muhammad Ibrahim, M.Kom.,Riyang Gumelta, S.Kom., M.Kom serta mahasiswa Salsabila ,Mulyadi i dan Fatimah Azzarah.

Novi Efendi, S.Pd, M.kom pada saat kegiatan mengatakan kegunaan System Informasi Geografis daerah rawan bencana dapat di akses melalui web sibentar.my.id, di sana user dapat melihat daerah -daerah mana yang di kelompokan daerah rawan bencana. Dengan adanya system informasi ini dapat mempermudah dan mengetahui akses daerah rawan bencana. Kata Novi

Penutup Novi Efendi, S.Pd, M.kom mengatakan dengan adanya kegiatan sosialisasi ini diharapkan kedepannya Politeknik Negeri Padang dapat bekerjasama dan memberikan informasi guna kesiapsiagaan menghadapi menghadapi akan datangnya bencana dimasa yang akan datang khususnya di Kabupaten Tanah Datar.

Ucapan terimakasih kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Tanah Datar beserta jajarannya yang telah memberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswa Politeknik Negeri Padang untuk mensosialisasikan kegunaan System Informasi Geografis daerah rawan bencana . Tutup Novi Efendi . ( RF )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *