FAKTAHUKUM86.COM|MUARO BUNGO-Manfaatkan libur putaran pertama Liga Salingka Tanah Datar ( LST ) U-35+ tahun 2022, Lintau Oldstar.FC yang menempati posisi terakhir di Group A, mengadakan studi tour ke luar Provinsi Sumbar yaitu Kabupaten Muaro Bungo Provinsi Jambi. Untuk uji taktik dan menggali pengalaman dari pemain-pemain senior dari Bungo Legend dan Serunai Baru Legend yang sudah ternama dan banyak meraih prestasi di bidang persepakbolaan , di Stadion SKB Muaro Bungo . Minggu ( 27/03/2022 ) .
“Mudah-mudahan uji coba ini bermanfaat untuk kami. Kami akan memanfaatkan uji coba ini dengan baik,pada putaran kedua Liga Salingka Tanah Datar ( LST ) U-35+ tahun 2022, Tentu kami akan mencoba beberapa alternatif taktikal yang akan kami permanenkan nanti di ,” kata Roma Fitra salah satu pengurus Lintau Oldstar dalam keterangan resmi yang diterima faktahukum86.com.

Menurut Roma, Silaturahmi Trofeo ini dalam rangka Touring Lintau Oldstar keluar provinsi dinilai sangat penting karena juga dijadikan sebagai masa persiapan putaran kedua LST U – 35 . Pihaknya ingin semua pemain bisa menunjukkan performa terbaik karena lawan yang dihadapi adalah tim-tim yang telah punya nama.Jelas Roma
Pada pertandingan pertama, Lintau Oldstar yang dikomandoi oleh senior Edi Sugianto . Lintau Oldstar sebelum menghadapi tim tuan rumah Bungo Legend akan menjajal Serunai Baru Legend di tempat yang sama.
Laga pertama Lintau Oldstar akan menghadapi Serunai Baru Legend yang di bawah asuhan Bapak Iskandar, Serunai Baru Legend merupakan Tim ternama dan memiliki pengalaman tinggi diperkuat oleh mantan-mantan pemain ternama Kabupaten Bungo di Era tahun 80-an.Semenjak Wasit meniup pluit jalanya pertandingan dimulai, Lintau Oldstar sedikit kewalahan menghadapi Serunai Baru Legend, Lintau Oldstar yang hanya diperkuat oleh pemain-pemain lokal dan calon-calon pemain baru untuk mengikuti putaran kedua LST U- 35 nantinya.

Serunai Baru Legend mengusai pertandingan dari menit awal, beberapa kali peluang berhasil didapat namun masih bisa di antisipasi oleh pemain belakang Lintau Oldstar.Dimenit menit akhir Serunai Baru Legend mendapat peluang emas dari tendangan bebas di luar kotak pinalti akibat pelanggan yang di lakukan oleh pemain Lintau Oldat Makroni .Tendangan keras yang akurat dilakukan pemain Serunai Baru Legend digagalkan oleh Calon Kiper Baru Lintau Oldstar Bung Saf , dengan skil yang dimiliki Bung Saf mampu memblok tendangan keras dan hanya menghasilkan tendangan penjuru.
Skor kacamata 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda pertandingan pertama usai.Lintau Oldstar mampu menahan imbang Serunai Baru Legend.
Pertanding kedua akan berhadapan Derby Muaro Bungo , Tim asuhan Bapak Ilal Bungo Legend dominan diperkuat oleh pemain-pemain ternama dan mempunyai skil tinggi yang pernah sukses memperkuat Kabupaten Bungo di tahun 80-an akan menghadapi Serunai Baru Legend yang sama-sama mempunyai pemain yang kuat dan handal.
Pertandingan kedua dimulai setelah wasit meniup peluit tanda pertandingan dimulai, kedua tim sama-sama memperagakan permainan sepak bola yang sesungguhnya,bermain fair play.Pada pertandingan ini Serunai Baru Legend berusaha meningkatkan tempo permainan dari pertandingan pertama, untuk mencari kemenangan.Tidak kalah dengan Bungo Legend, bermain dengan sentuhan bola – bola pendek mampu membuat pemain bertahan Serunai Baru Legend kewalahan.
Sampai paroh waktu belum ada terciptanya gol.Kedua Tim beberapa kali mengganti pemain.Dimenit-menit akhir Serunai Baru Legend sedikit menekan pertahanan Bungo Legend, beberapa kali peluang gagal dimanfaatkan oleh penyerangnya,Sampai wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir Skor kaca mata 0-0 kembali terjadi di pertandingan kedua.
Pertandingan ketiga pertandingan penutup Laga Silaturahmi Trofeo mempertemukan Bungo Legend dan Lintau Oldstar.Pemain-pemain Lintau Oldsta yang diperkuat rata-rata pemain dibawah usia 40 tahun terlihat gerogi menghadapi pain Bungo Legend yang rata-rata berusia 40 tahun dan mempunyai jam terbang serta pengalaman gemilang.Mampukah Lintau Oldstar menahan imbang pertadingan ketiga ini .
Setalah Pluit berbunyi pertandingan ketiga antara Bungo Legend dan Lintau Oldstar dimulai, apa yang ditakuti pemain-pemain Lintau Oldstar terbukti di lapangan. Pemain bertahan kewalahan menghadapi pemain Bungo Legend,Bapak Ilal pemain sayap Bungo Legend sebagai pengatur serangan berhasil memperlihatkan permainan skil berkelasnya, Bapak Ilal dengan santai melewati beberapa pemain Lintau Oldstar, Strategi yang di bangun Bapak Ilal membuat pemain Lintau Oldstar kocar -kocir.
Paruh babak Lintau Oldsta Menganti pemain depan untuk mencari kemenangan.Lintau Oldstar merobah strategi menyerang,kuatnya pemain bertahan Bungo Legend tidak mampu dilewati penyerang Lintau Oldstar.
Akhirnya Lintau Oldstar berhasil memanfaatkan kerjasama tim,melihat stamina beberapa pemain Bungo Legend sedikit menurun. Berkat permainann bola-bola pendek Cun dan Edi Sugianto, Edi Sugianto berhasil mencetak gol pembuka dengan memanfaatkan umpan silang dari Cun .Skor berubah 1-0
Tertinggal 1 gol Bungo Legend menganti beberapa pemain yang lebih segar,melihat cela dilini pertahanan Bungo Legend Cun berhasil memanfaatkan umpan krosing Edi Sugianto dengan santai tanpa pengawalan ketat Cun berhasil menambah keunggulan Lintau Oldstar menjadi 2-0.
Menit-menit akhir pertandingan Bungo Legend meningkatkan tempo permainan .Peluang Emas hampir menjebol gawang Lintau Oldstar, Suting jarak jauh yang keras dan akurasi membuat Bung Saf penjaga gawang Lintau Oldstar harus bekerja keras memblok tendangan, untuk kedua kalinya Bung Saf menyelamatkan gawang Lintau Oldstar dari kebobolan.
Dimenit injury time, keasikan menyerang Bungo Legend kembali harus kecolongan , Roma pemain pengganti yang baru dimasukan berhasil menambah keunggulan Lintau Oldstar menjadi 3-0 . Gol tercipta akibat kesalahan pemain belakang Bungo Legend, Pemain belakang melakukan blunder, tanpa pengawalan, berhadapan langsung dengan penjaga gawang Roma berhasil menciptakan gol
. Skor berakhir 3-0 sampai wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir.
Setelah pertandingan usai .Roma sebagai pengurus Lintau Oldstar mengucapkan terimakasih atas sambutan dan pelayanan dari kedua Tim Tuan Rumah, terkhusus Kepada Bapak Ilal yang telah menjamu Tim Lintau Oldstar dan memfasilitasi tempat istirahat serta konsumsi.Ucap Roma
Pada kesempatan ini,Roma menyampaikan, Banyak yang didapat Tim Lintau Oldstar pada pertandingan ini, banyak ilmu serta pengalaman yang bisa diambil dari teknik dan strategi permainan dari Tim Bungo Legend dan Serunai Baru Legend.Semoga pengalaman ini akan memotivasi serta menimbulkan semangat baru Lintau Oldstar untuk memperoleh kemenangan pada pertandingan putaran kedua LST U-35 nantinya, dan mampu mendongkrak posisi dari degradasi nantinya .Sampai Roma .
Penutup Roma mengatakan “Turnamen ini kesempatan bagus bagi Lintau Oldstar dalam persiapan menuju Putaran Kedua LST U-35 tahun 2022. Bermain di sini juga untuk mengetahui kondisi cuaca. Selain itu juga kami gunakan mencoba beberapa pemain baru untuk menentukan keputusan final para pemain yang akan dibawa ke putaran kedua,” Kalah Menang dalam pertandingan ini tidak menjadi perioritas utama Lintau Oldstar.Karena tujuan awal Tour ini untuk menambah ilmu,pengalaman dan menambah persaudaraan serta dalam rangka mengisi kegiatan libur putaran pertama.Tutup nya.
“BUNGO LEGEND,SERUNAI LEGEND & LINTAU OLDSTAR ”


