Kapolsek Lintau Buo Jadi Pembina Upacara di SMAN 2 Lintau Buo, Tekankan Kamtibmas dan Etika Kato Nan Ampek

module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Hdr; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 97.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

FAKTAHUKUM86.COM|LINTAU BUO— Kapolsek Lintau Buo, Iptu Mon Irzal, S.T., bertindak sebagai pembina upacara bendera hari Senin di SMAN 2 Lintau Buo. Upacara diikuti oleh seluruh siswa, majelis guru, serta tenaga kependidikan dan berlangsung dengan tertib serta khidmat. Senin ( 09/02/2026 )

Dalam amanatnya, Iptu Mon Irzal menyampaikan himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kepada para pelajar agar senantiasa menjaga kedisiplinan, menaati aturan sekolah, serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja dan perbuatan melanggar hukum.

Kapolsek Lintau Buo Iptu Mon Irzal, ST Foto Bersama Dengan Stakeholder SMAN 2 Lintau Buo

Kapolsek juga mengajak seluruh siswa, khususnya yang beragama Islam, untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui ibadah, karena ibadah merupakan benteng utama dalam membentuk karakter dan perilaku yang baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain itu, ia menekankan pentingnya etika bertutur kata dalam budaya Minangkabau yang dikenal dengan istilah Kato Nan Ampek. Empat etika tersebut terdiri dari Kato Mandaki, Kato Mandata, Kato Manurun, dan Kato Malereang, yang mengatur kesantunan berbahasa sesuai dengan posisi dan hubungan lawan bicara.

Menurutnya, penerapan Kato Nan Ampek sangat penting dalam kehidupan sehari-hari karena dapat menjaga keharmonisan sosial serta mencerminkan adab dan budi pekerti generasi muda, sejalan dengan falsafah Minangkabau “elok dek awak, katuju dek urang”.

Di akhir amanatnya, Kapolsek Lintau Buo berpesan agar para siswa memanfaatkan masa muda dengan kegiatan yang positif, menjauhi narkoba, pergaulan bebas, serta bijak dalam menggunakan media sosial. Ia juga mengingatkan agar pelajar menjadi generasi yang taat hukum, menghormati guru dan orang tua, serta mampu menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan upacara bendera ini, diharapkan terjalin sinergi antara pihak kepolisian dan dunia pendidikan dalam membentuk pelajar yang berkarakter, beretika, dan berwawasan kebangsaan. ( RF )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *