BERITA  

BUMDes HJM Pekon Sindang Pagar Kembangkan Dua Unit Usaha Unggulan untuk Dongkrak Ekonomi Lokal

Pekon Sindang Pagar | Dalam upaya memperkuat perekonomian masyarakat di tingkat desa, Badan Usaha Milik Pekon (BUM Pekon) Harapan Jaya Mandiri (HJM) Pekon Sindang Pagar, Kecamatan Sumber Jaya, Kabupaten Lampung Barat, terus menunjukkan geliat positif melalui dua unit usaha unggulan: budi daya pembesaran ikan nila dan ayam kampung. Kedua sektor ini menjadi motor utama peningkatan pendapatan warga setempat serta menjadi contoh pengelolaan BUMDes yang mandiri dan produktif.

Pertemuan rutin digelar oleh jajaran pengelola BUMDes bersama unsur pemerintahan dan masyarakat guna membahas perkembangan usaha dan strategi penguatan ekonomi lokal. Hadir dalam kegiatan tersebut Paratin Pekon Sindang Pagar, Kasi PMP Kecamatan, Babinkamtibmas, Pendamping Pekon, LHP, Direktur BUMDes, dan para tokoh masyarakat. Sinergi lintas sektor ini menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan usaha.

Direktur BUMDes HJM menegaskan, fokus pengembangan usaha difokuskan pada pemberdayaan masyarakat dengan sistem kemitraan yang transparan dan akuntabel. “Kami ingin BUMDes ini menjadi wadah produktif yang menggerakkan ekonomi warga. Masyarakat bukan hanya penerima manfaat, tapi juga pelaku utama,” ujarnya.

Dengan kapasitas produksi mencapai 20 ribu ekor ikan nila dan 800 ekor ayam kampung, BUMDes HJM optimis dapat menumbuhkan roda ekonomi di tingkat lokal. Hasil panen ikan nila diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pasar di wilayah Lampung Barat dan sekitarnya, sementara produksi ayam kampung menjadi alternatif usaha peternakan yang memiliki prospek jangka panjang.

Kasi PMP Kecamatan Sumber Jaya yang turut hadir menyampaikan apresiasi terhadap kinerja BUMDes HJM. Ia menilai langkah ini selaras dengan arah pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan. “BUMDes ini sudah berada di jalur yang benar. Tinggal memperkuat manajemen dan pemasaran agar produknya semakin dikenal luas,” ungkapnya.

Sementara itu, Babinkamtibmas menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan transparansi antar pengurus dan masyarakat. “Jika semua berjalan terbuka, BUMDes ini bisa jadi inspirasi bagi pekon lain,” ujarnya saat memberikan arahan dalam pertemuan tersebut.

BUMDes HJM juga berkomitmen untuk terus melakukan inovasi, baik dalam hal pengelolaan produksi, strategi pemasaran, maupun pengembangan sumber daya manusia. Program pelatihan dan pendampingan rutin dijadwalkan agar masyarakat dapat ikut serta secara aktif dalam kegiatan ekonomi desa.

Tokoh masyarakat Pekon Sindang Pagar pun menilai kehadiran BUMDes HJM membawa dampak nyata. “Sekarang banyak warga yang terlibat dalam budi daya ikan dan ayam. Ini membuka lapangan kerja dan membantu menambah pendapatan keluarga,” ujarnya penuh harap.

Dengan semangat kolaborasi yang kuat antara pemerintah pekon, masyarakat, dan pendamping desa, BUMDes Harapan Jaya Mandiri diharapkan menjadi salah satu motor penggerak utama perekonomian Pekon Sindang Pagar serta memberikan inspirasi bagi pekon-pekon lainnya di Lampung Barat.

Catatan Redaksi:

BUMDes (Badan Usaha Milik Desa/Pekon) merupakan ujung tombak penguatan ekonomi lokal yang menekankan pada kemandirian, partisipasi masyarakat, serta inovasi dalam pengelolaan potensi desa.

Langkah BUMDes Harapan Jaya Mandiri Pekon Sindang Pagar menjadi bukti nyata bahwa ekonomi desa bisa tumbuh kuat bila dikelola dengan visi dan komitmen bersama.

Penulis: DD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *